Blog From Author

Kunci Sukses Kate Spade

Crisp color, graphic prints, playful sophistication, itulah yang terpikirkan pertama kali begitu mendengar nama label asal New York ini. Katherine Noel Broshnahan, yang saat itu bekerja di departemen aksesori majalah Mademoiselle (disini Kate bertemu dengan suaminya, Andy Spade), merasa gemas dengan model tas tangan di pasaran yang dinilainya kurang stylish dan nggak pantas dipakai, lalu memutuskan untuk membuat tas rancangannya sendiri.

Tahun 1991, Kate meninggalkan majalah Mademoiselle dengan jabatan terakhir sebagai senior fashion editor/ head of accessories, dan bersama dengan Joel Franklin dia mulai mengembangkan usahanya dengan mendirikan perusahaan desain Kate SpadeHandbags di tahun 1993.
Perusahaan yang pada awalnya hanya memproduksi 6 model tas tangan berukuran besar dengan bahan nylon dan warna cerah ini, segera berkembang membuat personal organizer, alat tulis, sepatu, parfum, produk kecantikan, kacamata, piyama, jas hujan, sampai buku alamat. Tahun 2004, diluncurkan Kate Spade at Home yang menyediakan koleksi dekorasi rumah seperti wallpaper, perlengkapan kamar mandi, dan beddings. Toko pertama Kate Spade New York, dibuka di SoHo, New York City tahun 1996.

Tiga tahun setelah pembukaan toko pertama, Kate memutuskan untuk menjual brand kepada Neiman Marcus. Tahun 2006, Liz Claiborne Inc. (sekarang menjadi Fifth & Pasific Inc.) membeli brand ini dari Neiman dan terus mengembangkannya sampai sekarang. Ditangani oleh Craig Leavitt sebagai CEO dan Deborah Llyod sebagai president & creative director, Kate Spade New York terus berkembang sebagai fashion brand tanpa meninggalkan ciri khas desain awal Kate yang fun dan fresh!

Kunci Sukses Kate Spade:
1. melihat mau ke mana brand dibawa dalam 10 tahun ke depan.
2. memanfaatkan multichannel termasuk penjualan online.
3. Saat terjadi resesi ekonomi di Amerika, Kate Spade tetap menjalankan strategi pemasarannya.
4. Tidak ada perubahan harga meski kondisi negara sedang krisis.
5. Memastikan brandnya dijual di banyak negara yang menjadikannya global brand.